Teater
berasal dari kata theatron dari
bahasa Yunani, yang berarti ‘tempat untuk menonton’. Teater adalah istilah lain
dari drama. Namun, dalam pengertian yang lebih luas, teater adalah proses
pemilihan teks atau naskah, penafsiran, penggarapan, penyajian atau pementasan,
serta proses pemahaman pembaca, pendengar, penonton, pengamat, kritikus, atau
peneliti. Proses penyajian drama ke teater disebut proses teater atau disingkat
berteater. Teater dapat diartikan dengan dua cara, yaitu dalam arti sempit dan
dalam arti luas. Teater dalam arti sempit adalah teater sebagai drama (kisah
hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas, disaksikan banyak
orang, dan didasarkan pada naskah yang tertulis). Dalam arti luas, teater
adalah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak, contohnya
wayang orang, ketoprak, ludruk, dan lain-lain.(Engkos Kosasih. 2013:276. Cerdas Berbahasa
Indonesia untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Penerbit Erlangga)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Meningkatkan Kualitas Pendidikan Indonesian Melalui Peran dan Kontribusi Perguruan Tinggi
Oleh Dosen IAIN Bone_ Evelina Satriya Salam, S.Pd.,M.Pd. Pendidikan merupakan pilar utama kemajuan suatu bangsa, dan guru adalah jan...
-
Oleh Dosen IAIN Bone_ Evelina Satriya Salam, S.Pd.,M.Pd. Pendidikan merupakan pilar utama kemajuan suatu bangsa, dan guru adalah jan...
-
Cara penggambaran karakter tokoh-tokoh dalam sebuah karya tulis prosa disebut dengan penokohan. Ada berbagai cara untuk menggambarkan...
-
Ada banyak cinta dan fenomena dalam dunia edukasi kita. Kisah seorang pemimpin yang menyentuh lembaga pendidikan dengan cinta...

sip dah postingannya, kapan-kapan mampir lagi ya rh-w.blogspot.com
ReplyDeleteok gan
Delete