
Sekecil apapun sesuatu yang dilakukan, kalo itu sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahan patut untuk dihargai. seperti kasus yang saya alami saat memboyong kartu perdana Flash dari sebuah counter. Dalam benak saya Kartu Perdana yang saya tebus dengan 60 rb tersebut berisi pulsa 55rb dan siap untuk dipakai berselancar d dunia maya. tapi apa dinyana, begitu akan didaftar paket 50 rb, pulsanya tidak mencukupi dan berisi cuma 10 rb rupiah. dua kali complain dua kali pula saya harus menelan kekecewaan karena tidak bertemu dengan si penjaga counter. tak pelak hal itu menimbulkan prasangka buruk. sepanjang salat terawih yang ada dalam benak saya hanya rangkaian kata-kata pedas untuk memberi pelajaran sang penjaga counter bilamana menolak mengganti pulsa yang menjadi hak saya tersebut. Setelah Tarwih selesai sy putuskan untuk kembali mendatangi counter dimana saya beli kartu tersebut, dalam perjalanan menuju komplain ke3, saya sudah siap untuk mengeluarkan unek2 2011 yang sedari siang saya simpan.
singkat cerita begitu saya ketemu dengan penjaga yang saya maksud, semua keluhan saya sampaikan (tp dengan kt2 yg lebih sopan tentux). Dengan muka menyesal ia memutuskan untuk mengganti pulsa saya yg hilang itu dengan uang 40.rb sbg bentuk tanggung jawab atas kekurangan pulsa yang dimaksud meski sebelumnya menyarankan saya untuk ke Grapari terdekat. kaget juga sebenarnya, karena diluar perkiraan dan prasangka saya.Saat hendak menyerahkan uang tersebut, saya putuskan untuk tidak menerimanya dan mengatakan agar uang itu diganti pulsa saja sehingga dia tidak merasa merugi.
akhirnya,, lepas beban pikiran yang dah ngendon sedari siang. lega rasanya bisa menyelesaikan dengan baik with win-win solution. andai saja semua penjual pulsa seperti itu dan sadar atas kesalahan serta tau bagaimana memperlakukan konsumen saya rasa korupsi akan mudah dibrantas (lho! apa hubungannya yach??). Tau' deh, yang penting pulsa gw balik dan bisa kembali menjelajah dunia maya d bulan puasa ini.. lets go!!! go Fast (meski "lama.......")
singkat cerita begitu saya ketemu dengan penjaga yang saya maksud, semua keluhan saya sampaikan (tp dengan kt2 yg lebih sopan tentux). Dengan muka menyesal ia memutuskan untuk mengganti pulsa saya yg hilang itu dengan uang 40.rb sbg bentuk tanggung jawab atas kekurangan pulsa yang dimaksud meski sebelumnya menyarankan saya untuk ke Grapari terdekat. kaget juga sebenarnya, karena diluar perkiraan dan prasangka saya.Saat hendak menyerahkan uang tersebut, saya putuskan untuk tidak menerimanya dan mengatakan agar uang itu diganti pulsa saja sehingga dia tidak merasa merugi.
akhirnya,, lepas beban pikiran yang dah ngendon sedari siang. lega rasanya bisa menyelesaikan dengan baik with win-win solution. andai saja semua penjual pulsa seperti itu dan sadar atas kesalahan serta tau bagaimana memperlakukan konsumen saya rasa korupsi akan mudah dibrantas (lho! apa hubungannya yach??). Tau' deh, yang penting pulsa gw balik dan bisa kembali menjelajah dunia maya d bulan puasa ini.. lets go!!! go Fast (meski "lama.......")
No comments:
Post a Comment