Thursday, October 21, 2010

Niskala, Gajah Mada Musuhku


HANAOKI – BLOGNYA PARA EBOOKER
Niskala, Gajah Mada Musuhku Jumat, Okt 15 2010

Hermawan Aksan and Novel and Novel Indonesia hanaoki 9:31 am

i

Rate This

Quantcast

Author : Hermawan Aksan
Judul : Niskala, Gajah Mada Musuhku
Penerbit : Bentang Pustaka
Penyunting : Imam Risdiyanto
Perancang Sampul : Andreas Kusumahadi
Pemeriksa Aksara : M. Taufikul Basari
Penata Aksara : gores_pena
Tebal Buku : 304 halaman
Ebook (djvu) by syauqy_arr

SINOPSIS

Anggalarang masih ingat dengan jelas, seakan-akan baru terjadi kemarin, atau kemarin dulu, tatkala wajah kakaknya, Dyah Pitaloka, memancarkan cahaya gemilang untuk menjemput kebahagiaan di tanah Jawa. Putri kesayangan Kerajaan Sunda itu siap bersanding dengan seorang raja besar, raja terbesar, dari Majapahit Wilwatikta, negeri terbesar di Dwipantara. Ah, putri tercantik bersanding dengan raja muda paling berwibawa, bukankah tak ada kebahagiaan yang bisa melebihinya?

Namun, kenapa ibu dan pamannya, terkesan tak mau menceritakan apa yang terjadi pada ayah dan kakaknya di sana? Adakah sesuatu yang harus dikubur dalam-dalam? Adakah nista yang membuat kisah menyedihkan itu tak layak dipahaminya? Padahal ia adalah putra satu-satunya Prabu Maharaja, satu-satunya ahli waris takhta Kerajaan Sunda, dan bahkan kemudian bergelar Prabu Anom Niskala Wastukancana?

5 comments:

  1. hanya ada 2(!) sumber sejarah perang bubat; PARARATON dan kidung sundayana. ditulis 300th setelah kejadian sekitar 1600an.1.coba bayangkan kalo kita DI JAMAN SEKARANG nulis sejara 300th yang lalu (1700an) maka selalu ada kontroversi bagaimana dg thn 1600 menulis kejadian 1200an dimana tida ada pustaka.Itulah knapa isinya tidak ada dalam NEGARAKERTAGAMA dan berita2 china.DAN..2.dipublish (ditemukan ???)setelah 1900an, menjelang sumpah pemuda. Kalo memang benar ada perang bubat knapa tidak dari dulu sebelum abad 20 jawa sunda musuhan. Berpikirlah wahai makhluk yang diberi akal!

    ReplyDelete
  2. saya juga mikir kebohongan ini dari penjajah belanda...
    DR. Snouch Hurgronje baru neh....

    ReplyDelete
  3. hahahaha,,,, iya dong. Jangdjazzholic gitu loh...

    ReplyDelete

Meningkatkan Kualitas Pendidikan Indonesian Melalui Peran dan Kontribusi Perguruan Tinggi

  Oleh Dosen IAIN Bone_ Evelina Satriya Salam, S.Pd.,M.Pd.   Pendidikan merupakan pilar utama kemajuan suatu bangsa, dan guru adalah jan...